"selamat tinggal langkawi'" itu saja yang dapat ku ucapkan.
aku semakin sebak dan airmata pun bagai tak dapat dibendung lagi.
bintang samudra mulai renggang dari pengkalan. ku toleh ke belakang. ingin ku rakam gugusan kepulauan amat ku kagumi ini.
"alia.... alia.... alia..... " jeritmu sambil berlari. tetapi kau telah terlambat. feri telah terlepas dari tambatan. setiap saat laut biru pekat kian menjarakkan antara kita.
itulah gambaran akhir buatku tentang langkawi dan seorang jejaka yang cuba menghulur sebuah perkenalan.
maafkan aku j! mungkinkah kau dapat melihat butir-butir airmata yang gugur di pipiku tadi?
sebenarnya kau tidak akan tahu ada duka yang semakin mendalam di hati ini. biar kau kekal dengan anggapanmu j. biar kau membenci diriku. aku rela.
No comments:
Post a Comment